Aku melihat banyak sosok Sengkuni di tubuh parpol di negeri ini. Carut-marut kehidupan bernegara dan berpolitik di negeriku tercinta Indonesia tak lepas dari reinkarnasi sosok Sengkuni yang turut mengambil peran dalam setiap lakonnya sampai hari ini. Watak-watak Sengkuni yang trengginas, pintar ngomong, berhati buruk, culika, julig, candhala, dengki, jahil methakil, tukang apus-apus lan seneng pitenah, wani nerak paugeran tata susila, srei lan dahwen open ada dan terlihat nyata maupun tersembunyi di semua Parpol negeri ini. Pemilu tahun 2009 aku lebih memilih DIAM.
“Kalau kamu sanggup merubah berjuang dong lewat partai”, kata beberapa temanku. Aku hanya bisa tersenyum. Karena aku tak ingin masa tuaku berakhir payah seperti Sengkuni yang mati dengan sangat menyedihkan di tangan Bima, tubuhnya dikuliti dan diluluhlantahkan tanpa sisa dengan gada Rujakpala. Balasan yang setimpal dengan kridanya yang mengacaukan tatanan kehidupan.
Tampilkan postingan dengan label Uneg-uneg. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uneg-uneg. Tampilkan semua postingan
Kamis, 01 Januari 2009
Senin, 10 November 2008
Sok Usil
Perkawinan Kontroversi Syekh Puji dan dik Ulfa bikin orang Indonesia tumbuh hobinya berkomentar dari Menteri, Psikolog sampai Selebriti. Yang aku lebih heran komentar mereka seenaknya, cobalah telusuri dari awal kenapa kondisi itu terjadi baru deh kasih komentar dan lebih afdol lagi kalian hidup diantara mereka (masyarakat kelas bawah) dan bergaul erat setahun, coba minimal sebulan pasti komentar kalian akan lebih bermutu ketimbang ngomongin teori-teori. Hobi kok komentar apa yang telah terjadi di permukaan ditambah lagi hobi kok memenjarakan orang.
Paradigma di masyarakat kelas bawah sangatlah berbeda dengan kalian yang hidup di perkotaan, kelas atas, berpendidikan dan berperekonomian cukup. Hidup tak lebih menjalankan dengan ikhlas apa yang sudah ditetapkan pada diri mereka. Kenapa orang repot-repot ngusilin orang yang ikhlas jalani hidupnya sendiri, heran?
Harusnya kita malu, ternyata negeri kita belum cukup makmur. Kebelum-makmuran negeri ini bikin perkawinan kontroversi itu terjadi. Dan hitungannya bukan hanya milik syekh Puji dan dik Ulfa, masih banyak lagi mungkin diatas ratusan kasus dan yang melatar belakanginya.
Tema :
Uneg-uneg
Senin, 03 November 2008
RAJA
Bagi Rakyat Yogyakarta, Sultan adalah simbol panutan dan pemimpin sejati. Aku yakin jika pemerintah tetap "memaksakan keinginan"nya untuk memisahkan Sultan dari jabatan gubernur dan Raja Yogyakarta, pasti siapapun gubernurnya akan jadi "kambing congek".
Pemerintahan yang sekarang rasanya akan membangun "dinasti kemiliteran" lagi ke seluruh pelosok tanah air, minimal di tanah Jawa. Kegagalan di Jawa Barat tahun 2008 dengan terpilihnya HADE telah di pulihkan di Jawa Tengah, lewat Bibit dan semaksimal mungkin Yogyakarta pun mesti diraih demi "keagungan" seperti dicontohkan dinasti terdahulu yang pernah memimpin 30 tahun lebih negeri ini.
Tema :
Uneg-uneg
Jumat, 30 Mei 2008
Dare Mo Shirimasen
Kita pasti bisa mempelajari suatu ilmu sesulit apapun asal sungguh-sungguh dan mau. Tapi tak satupun dari kita bisa mempelajari hati dan perasaan orang lain dengan tepat. Dare mo shirimasen (siapapun tidak ada yang tahu). Aku punya teman yang teropsesi jadi kaya instant, makanya ia berusaha sungguh untuk itu, katanya dia sudah punya trik jitu ilmu "endho" alias ilmu menghindar dari kesalahan yang ia buat dengan melempar masalah ke partnernya yang katanya tidak bisa menginterpretasikan dalam konsep proposal yang ternyata ditolak. dalam bertemanpun asal dia bisa menunujkkan jalan kaya "teman bejat" pun oke. Alasannya agar lebih tahu trik-trik "aneh" dari "teman bejat"nya itu.
Tema :
Uneg-uneg
Rabu, 07 Mei 2008
Pencabutan Subsidi BBM
Departemen Keuangan telah melakukan kajian kenaikan harga BBM bersubsidi sekitar 28,7 persen pada Juni 2008, akibat kenaikan harga minyak dunia yang hampir menembus 120 dolar AS per barel dan mulai menurunnya kepercayaan terhadap APBN 2008 dalam menghadapi tekanan harga minyak, demikian menurut sumber di instansi itu, Rabu (30/4).
Harga BBM jenis premium akan naik dari Rp. 4.500,- menjadi Rp. 6.000,- per liter, solar naik dari Rp. 4.300,- menjadi Rp. 5.500,- per liter, dan minyak tanah naik dari Rp. 2.000,- menjadi Rp. 2.300,- per liter.Kenaikan sebesar itu, katanya akan memberi ruang fiskal yang cukup longgar bagi APBN sebesar Rp. 21,491 triliun serta menambah penghematan anggaran menjadi Rp. 25,877 triliun. Dijelaskan pula, dari penghematan anggaran akibat kenaikan harga BBM itu, sebagian besar Rp. 11,5 triliun akan dialokasikan untuk pemberian program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 19,1 juta rumah tangga miskin (RTM) untuk periode Juni 2008 - Mei 2009 sebesar Rp. 100.000,- per masing-masing RTM. Selain itu, ruang fiskal tersebut juga akan digunakan untuk penambahan cadangan risiko Rp. 3 triliun dari yang sudah dicadangkan pada APBN sebesar Rp. 8,254 triliun, pengurangan defisit Rp. 8,377 triliun atau 0,2 persen sehingga defisit anggaran tinggal 1,9 persen, dan tambahan subsidi beras untuk masyarakat miskin (raskin) sebesar Rp. 3 triliun.
Komentarku :
Bantuan Langsung Tunai sering salah sasaran, orang yang dekat dengan akses lebih mudah mendapatkan bantuan, lebih parah lagi masih suka dikorupsi oleh pejabat berwenang. Lebih baik ciptakan lapangan kerja dari pada bagi-bagi uang yang tak tentu hasilnya. Jangan-jangan BLT cuma alasan kumpulin uang secara mudah?
Tema :
Uneg-uneg
Jumat, 25 April 2008
CERMIN
Sebulan yang lalu saat aku makan di Steak Waroeng Jl. Imam Bonjol Semarang, aku ketemu teman lamaku si "A". Dia cerita soal anak buahnya yang katanya gak mau makan katering yang ia pesan tapi klo dia bawaain makanan dari Lombok Ijo langsung habis, aku hanya terdiam tanpa komentar. Semalam waktu aku malam-malam makan kucingan di daerah Tembalang dekat kampus Undip Tembalang aku ketemu dengan anak buahnya yang kebetulan juga temanku si "B". Ketika aku singgung soal bosnya si "A", temanku si "B" komentar : lha nggak dimakan gimana wong aku tahu jatah uang makan yang seharusnya Rp. 10.000 kok jadi menu Rp. 5.000-an, rasanya juga jauh dari warung makan depan Mess-nya pemain PSIS di Jl. Semeru Raya No. 14 A.
Aku jadi makin paham dengan pribadi temanku si "A", pantaslah kalau temenku si "B" dan rekan-rekannya bersikap seperti cermin. Harga yang pantas kalau salah satu berposisi sebagai Boss, sisi yang lain pasti memposisikan anak buah.
Tema :
Uneg-uneg
Jumat, 28 Maret 2008
LOYALITAS PEKERJAAN ITU ADA HARGANYA
Anak buah atau bawahan adalah amunisi bagi ambisi Pimpinan. Jika hak dan kepentingannya kita penuhi sesuai porsinya, kita tidak perlu khawatir mengarahkan tanggung jawab pekerjaannya (Bayarlah upah buruhmu sebelum kering keringatnya). Seharusnya semua elemen dalam manajemen organisasi perusahaan atau pekerjaan akan lebih sehat jika dianggap sebagai mitra, satu sama lain saling membutuhkan.
Tema :
Uneg-uneg
Langganan:
Postingan (Atom)